AzhaaraH
Minggu, 09 Maret 2014
A Little Story for "CALM"
Haiiii aku balik lagi nih di tengah2 ribetnya jadi anak kelas XII. Aku mau cerita sedikit tentang kehidupanku di SMA 4 Semarang. Yap! Aku ini masih bisa dibilang "anak pindahan" soalnya aku baru aja pindah ke smapa waktu kelas XI. Ada cerita nih guys... Waktu aku liat di kelas apa aku bakal ngabisin masa2 SMAku ini, dan ternyata aku dapet di kelas XI IPA 8. Aku yakin di kelas itu aku bakal ngerasa asing, gatau nanti dapet temen apa engga, gatau nanti dianggep apa engga. Hari pertama aku ngeyakinin diri aku bahwa aku bisa adaptasi sama anak2 di kelas itu, tapi makin kesini aku makin heran karena sifat masing2 anak di kelas itu, tapi aku masih berfikiran positif sih.. Waktu trs jalan, suatu hari, aku duduk di belakang 2 anak cewek yang berada dalam 1 organisasi di sekolahku, yaitu INSTRUKTUR. Mulai dari situ aku ngeberaniin diri buat kenalan sama mereka berdua, soalnya aku gatau lagi gimana caranya biar deket sama anak2 di kelas itu. Kalian tau nama mereka siapa?? Ya! Nama mereka tuwuh sama duwi. Kalau temen sebangku ku itu Berlinda, kita adalah temen 1 smp tapi waktu di smp kita nggak saling kenal. Hari demi hari, aku ngehabisin waktu bareng tuwuh, duwi, berlinda. Mungkin orang lain liat kita perginya sama itu2 aja, kemana2 sama itu2 aja, tapi whatever lah orang mau ngmg apa, yang penting kita nyaman. Makin kesini, makin berjalannya waktu kita makin deket. Nggak jarang kita berantem, terutama aku sama tuwuh, kalau aku sama duwi sama berlinda kadang cuma jengkel2 bentar doang sih, tapi kalo sama tuwuh tuhhhhh.... ga bisa di omongin pake kata2 lah. Tapiii aku sayang banget sama mereka bertiga, gatau mereka nganggep aku ini cuma temen atau bahkan sahabat, tapi aku nganggep mereka "sahabat". Mereka itu ada di saat aku seneng sm sedih, walaupun kadang nggak ada sih. But I Love Them, ga ada mereka kayaknya aku bakal kesepian. Rada alay sih, tapi gatau, aku nyaman temenan sama mereka, aku tau reaksi mereka habis baca ini pasti bakal bilang akuuuuuu "alay". Whatever! I Love You Guys, I hope our dreams can be realized. Lulus&Lolos, kalau udah pada sukses jangan lupain masa SMA ya. I LOVE YOUUUUUU
Rabu, 19 Juni 2013
Kamis, 23 Mei 2013
Luve Litee
LUVE LITEE
Hari itu, mungkin menjadi hari yang akan melelahkan bagi tubuhku atau sebaliknya. Aku tak pernah tau bahwa aku akan mendapatkan kebahagiaan hari ini atau tidak. Aku terus berfikir apa yang akan terjadi padaku hari ini? Tak ada yang tahu, bahkan diriku sendiri tak tahu. Aku berjalan menelusuri dedaunan yang jatuh dari pohonnya. Ketika aku sampai di sekolah idaman semua orang itu, aku terpana melihat kemegahannya. Tak tahu mengapa aku dapat berada di sekolah ini, sekolah yang hanya berisikan anak - anak pejabat, sedangkan aku hanya seorang anak pedagan es krim keliling.
Hari - hari kujalani dengan penuh semangat, aku berjalan menelusuri seluruh sudut sekolah dengan menggenggam 4 buah es krim Luve Litee http://eskrimlowfat.com dengan rasa green tea, chocolate, dan raspberry rosella. Ya begini lah aku, aku menimba ilmu sembari menawarkan es krim ini. Pengorbananku ini tak seberapa dengan pengorbanan orang tuaku yang telah membawaku ke sekolah idaman semua orang ini. Bagiku ini pengalaman pertamaku dan dari berjualan es krim ini aku pun mendapat pelajaran yaitu mencari uang itu sangat susah. Aku tak tahu bagaimana Ayahku menjualkannya dengan susah payah. Meski, semua murid di sekolah ini menatapku dengan penuh kehinaan, aku tak pernah sedikit pun merasa malu atau kesal kepada mereka. Aku adalah aku, aku seperti ini adanya.
Lelaki berparas tampan tiba - tiba menghamoiriku. Aku tidak pernah mengenal nya karena aku baru berada di sekolah ini, tetapi aku sering sekali mendengar namanya diperbincangkan oleh sekumpulan wanita - wanita cantik. Entah siapa dia. Ada hal aneh yang selalu hatiku mempertanyakannya, mengapa ia selalu menghampiri wanita seperti aku ini dan ia pun selalu membeli Eskrim LowFat jualanku ini. Hatiku terombang - ambing karena nya. Ada perasaan negatif yang selalu aku rasakan, mungkin dia hanya kasihan kepadaku karena eskrim ku ini tak ada satupun yang membeli. Ada pula perasaan kagum terhadap nya, lelaki yang memiliki paras dan hati yang tampan.
Berbeda dengan wanita - wanita eksis di sekolah ini, mereka selalu menatapku dengan sinis. Aku pun tak tahu mengapa, padahal aku rasa aku tak pernah menyakiti mereka, malah mereka yang selalu menyakitiku. Rasa sabar ini hampir habis. Tetapi, hampir setiap aku ingin meluapkan amarahku kepada wanita - wanita itu, lelaki berparas tampan itu menghampiriku dan menanyakan kesediaan eskrim jualanku itu. Dia selalu berkata bahwa eskrim itu enak dan 100% Non Dairy. Aku tak tahu apa arti dari bahasa asing itu, yang aku tahu mungkin dia memuji eskrim ini. Tetapi, setiap lelaki berparas tampan itu membeli eskrim ku ini, wanita - wanita itu seolah tak ingin melihat aku bahagia dan beruntung. Sungguh aneh tapi nyata.
Entah ada angin apa, lelaki itu tiba - tiba mengajakku untuk pulang bersama dengannya. Aku menolak ajakan itu, karena aku mendengar kabar ternyata salah satu dari sekumpulan wanita - wanita eksis itu menyukai lelaki berparas tampan ini. Pantas saja aku selalu ditatap sinis oleh mereka. Lelaki itu memaksaku, aku tak tahu harus berbuat apa, dan akhirnya aku menerima ajakan nya. Ada perasaan malu karena mungkin rumahku tak semegah rumah nya, dan kendaraanku pun tak semewah kendaraannya. Saat aku turun dari mobil mewah nya itu, dia melambaikan tangannya dan tersenyum sekaligus mengucapkan hati - hati kepadaku. Seketika jantungku berdebar tak tahu mengapa.
Hari - hari telah berlalu, aku rasa aku jatuh cinta kepada lelaki itu, mungkin lelaki itu tidak menyukaiku, karena aku tidak pantas berpacaran dengan lelaki eksis di sekolah idaman ini. Jantungku berdebar selalu saat aku meilhat nya dari kejauhan, apakah dia merasakan hal yang sama sepertiku? Aku tak pernah tahu.
Mungkin ini adalah surga bagiku, sepulang sekolah aku menemukan surat yang tak sengaja aku menginjaknya. Aku membaca seluruh isinya, ternyata surat itu untukku. Surat itu berisi ajakan pertemuan di sebuah Taman Bunga di dekat sekolah. Dalam surat itu, aku harus datang tepat sepulang sekolah. Aku pun menuruti perintah di surat itu, siapa tahu ada seseorang yang memiliki urusan penting denganku.
Bunga, aku melihat berbagai bungan yang indah disana. Di salah satu kursi di Taman Bunga itu, tertera namaku. Aku semakin penasaran dan bingung, ada apa ini? Aku sangat tidak mengerti. Aku hanya duduk saja di kursi itu, mungkin ini hanya kode dari seseorang agar aku tidak salah kursi. Ketika aku sedang menunggu, tangan seseorang seketika menutup kedua mataku, dan membisikanku agar aku berjalan mengikuti nya. Seketika mataku dibuka oleh nya, aku melihat tulisan "Would You Be My Girlfriend?". Ketika aku membalikkan badanku, ternyata tangan seseorang itu adalah tangan lelaki berparas tampan itu. Aku sungguh tak menyangka. Bahkan ia memberikanku pilihan, jika aku menerimanya, aku harus memilih es krim Luve Litee http://eskrimlowfat.com rasa green tea tetapi jika aku tak menerimanya, aku harus memetik salah satu bunga di taman itu. Aku berfikir dan terus berfikir, hingga akhirnya aku memilih eskrim Luve Litee http://eskrimlowfat.com rasa green tea, dan ia pun mengerti apa jawabanku.
Sekolah itu, wanita - wanita eksis itu, dan pangeranku semuanya dipertemukan denganku karena eskrim Luve Litee http://eskrimlowfat.com :)
Kamis, 14 Februari 2013
We Are Never Ever Getting Back Together (Lyric)
I remember when we broke up the first time
Saying, "This is it, I've had enough," 'cause like
We hadn't seen each other in a month
When you said you needed space. (What?)
Then you come around again and say
"Baby, I miss you and I swear I'm gonna change, trust me."
Remember how that lasted for a day?
I say, "I hate you," we break up, you call me, "I love you."
Ooh, we called it off again last night
But ooh, this time I'm telling you, I'm telling you
We are never ever ever getting back together,
We are never ever ever getting back together,
You go talk to your friends, talk to my friends, talk to me
But we are never ever ever ever getting back together
Like, ever...
I'm really gonna miss you picking fights
And me falling for it screaming that I'm right
And you would hide away and find your peace of mind
With some indie record that's much cooler than mine
Ooh, you called me up again tonight
But ooh, this time I'm telling you, I'm telling you
We are never, ever, ever getting back together
We are never, ever, ever getting back together
You go talk to your friends, talk to my friends, talk to me (talk to me)
But we are never ever ever ever getting back together
Ooh, yeah, ooh yeah, ooh yeah
Oh oh oh
I used to think that we were forever ever
And I used to say, "Never say never..."
Uggg... so he calls me up and he's like, "I still love you,"
And I'm like... "I just... I mean this is exhausting, you know, like,
We are never getting back together. Like, ever"
No!
We are never ever ever getting back together
We are never ever ever getting back together
You go talk to your friends, talk to my friends, talk to me
But we are never ever ever ever getting back together
We, ooh, getting back together, ohhh,
We, ooh, getting back together
You go talk to your friends, talk to my friends, talk to me (talk to me)
But we are never ever ever ever getting back together
Saying, "This is it, I've had enough," 'cause like
We hadn't seen each other in a month
When you said you needed space. (What?)
Then you come around again and say
"Baby, I miss you and I swear I'm gonna change, trust me."
Remember how that lasted for a day?
I say, "I hate you," we break up, you call me, "I love you."
Ooh, we called it off again last night
But ooh, this time I'm telling you, I'm telling you
We are never ever ever getting back together,
We are never ever ever getting back together,
You go talk to your friends, talk to my friends, talk to me
But we are never ever ever ever getting back together
Like, ever...
I'm really gonna miss you picking fights
And me falling for it screaming that I'm right
And you would hide away and find your peace of mind
With some indie record that's much cooler than mine
Ooh, you called me up again tonight
But ooh, this time I'm telling you, I'm telling you
We are never, ever, ever getting back together
We are never, ever, ever getting back together
You go talk to your friends, talk to my friends, talk to me (talk to me)
But we are never ever ever ever getting back together
Ooh, yeah, ooh yeah, ooh yeah
Oh oh oh
I used to think that we were forever ever
And I used to say, "Never say never..."
Uggg... so he calls me up and he's like, "I still love you,"
And I'm like... "I just... I mean this is exhausting, you know, like,
We are never getting back together. Like, ever"
No!
We are never ever ever getting back together
We are never ever ever getting back together
You go talk to your friends, talk to my friends, talk to me
But we are never ever ever ever getting back together
We, ooh, getting back together, ohhh,
We, ooh, getting back together
You go talk to your friends, talk to my friends, talk to me (talk to me)
But we are never ever ever ever getting back together
Langganan:
Postingan (Atom)

